Arti Sebuah Kemenangan Bagi Gibraltar

Arti Sebuah Kemenangan Bagi Gibraltar – Dalam sepakbola kalah ataupun menang itu soal biasa, tetapi bagaimana apabila didalem 22 pertandingan kompetitif semuanya berakhir dengan kekalahan? Itu nan dirasakan oleh timnas Gibraltar sebelum di 13 Oktober 2018, dimana kesannya disana berhasil meraih kemenangan sebagai pertama kalinya didalem sejarah sehabis berhasil menundukan tuan rumah Armenia didalem lanjutan UEFA Nations League.

Selama 90 menit penuh, Armenia menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola sebanyak 77%, dengan melepaskan 35 tembakan juga 10 mengarah kegawang, berbanding sangat jauh dengan Gibraltar nan hanya melepaskan 6 tembakan dengan hanya 2 nan mengarah kegawang. Petaka sebagai Armenia terjadi dimenit ke-49 sehabis wasit menunjuk titik putih akhir pelanggaran nan dikerjakan Hrayr Mkoyan kepada Lee Casciaro. Eksekusi penalti sukses dikerjakan oleh Joseph Chipolina dengan mengarahkan bola ke pojok kanan gawang. Hingga kesannya wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, seluruh pemain juga ofisial Gibraltar merayakan kemenanganitu dengan sukacita.

Dengan hasilitu Gibraltar mencatatkan banyak rekor. Kemenangan perdana, poin perdana, Cleansheet perdana, juga kemenangan tandang perdana dikompetisi resmi. Kemenanganitu memang terasa sangat manis, kerja keras juga semangat para pemain kesannya membuahkan hasil. Julio Ribas, instruktur Gibraltar didalem wawantutor sehabis pertandingan memuji semangat juang anak asuhnya juga menyampaikan timnya memang layak sebagai mendapat hasil ini.

Baca Juga : Harapan Besar Huddersfield Town Pada Sosok David Wagner

Belum lepas dari euforia kemenangan pertamanya, 3 hari kemudian Gibraltar kembali meraih kemenangan sebagai kedua kalinya dengan mengalahkan Liechtenstein dengan skor simpulan 2-1. Pertandingan nan dilangsungkan di Victoria Stadium, markas dari Gibraltar nan dihadiri oleh 2000 pendukung tuan rumah. Pertandingan berjalan cukup seimbang sebagai kedua tim sebelum kesannya Gibraltar memastikan kemenangan keduanya setutor beruntun lewat lesakan gol dari George Cabrera juga Joseph Chipolina.Arti Sebuah Kemenangan Bagi Gibraltar

Kemenanganitu sangat berarti sebagai Gibraltar, sebab mendongkrak posisi disana di Ranking FIFA nan mau diperbarui nanti. Saatitu Gibraltar berada diposisi 198 FIFA, sedangkan lawan nan disana kalahkan, Armenia juga Liechtenstein berada diatas disana cukup jauh, yakni masing-masing diposisi 100 juga 178 FIFA.

Ini jadinya sebuah prestasi nan gemilang sebagai negara nan gres diakui keanggotaannya oleh FIFA di Mei 2013 lalu. Dengan secara umum dikuasai pemainnya berstatus nonprofesional, Gibraltar kesannya bisa mencicipi kemenangan menyerupai tim lain di umumnya, halitu juga bisa jadinya momentum kebangkamin sebagai Gibraltar sebagai meningkatkan sepakbola disana kearah nan lebih serius, kemenanganitu bukan hanya sekedar poin, tetapi bisa jadi pembangkit akhlak sebagai para pemain beserta jajaran pelatih, juga sebagai masyarakat Gibraltar nan sentiasa mendukung negaranya.

Dengan jumlah populasi penduduk nan hanya mencapai 30 ribu jiwa, semustinya bukan jadinya duduk kasus sebagai negara nan terletak di semenanjung liberiaitu sebagai meningkatkan kualitas sepakbolanya. Karena nan terpenting ialah bagaimana janji juga kemauan sebagai terus berkembang juga jadinya lebih benar. Islandia telah menunjukan di dunia bahwa jumlah penduduk bukanlah duduk kasus utama. Mereka mempunyai kemauan nan besar sebagai berkembang dengan mendatangkan para instruktur berkualitas kenegaranya juga mengerjakan training kepada pesepakbola lokal, hasilnya disana bisa lolos keputaran final fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia juga sekarang jadinya tim nan diperhitungkan.

Perlu waktu, komitmen, juga pengabdian nan tinggi sebagai jadinya lebih benar. Tidak tersedia tutor instan sebagai meraih sebuah kesuksesan. Segala sesuatu perlu dibuat dari dasar dengan fondasi nan kuat, semoga sistem sepakbola nan terbina dengan benar mau menghasilkan kualitas liga maupun timnas nan terbaik.

Rumah2019 Blog © 2019 Frontier Theme
shares