Egy Maulana Dan Tantangan Besar Yang Menanti

Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan pemberitaan mengenai Egy Maulana Vikri nan setutor resmi direkrut oleh tidak benar sebuah kesebelasan nan bermain di kasta tertinggi liga Polandia, Lechia Gdańsk. Beritaitu seketika menyebar luas juga jadinya trending di media sosial.Egy Maulana Dan Tantangan Besar Yang Menanti

Netizen Indonesia berbondong-bondong menyaksikan bagaimana pelantikan Egy melalui akun instagram resmi Lechia Gdańsk . Mayoritas masyarakat Indonesia mendoakan semoga Egy sukses juga bisa meraih mimpinya, jadinya pemain Indonesia nan bermain di Liga Champions Eropa.

Lihat : Penting Tanpa Eden Hazard, Chelsea Dapat Apa?

Egy Maulana, namanya kian dikenal kala berseragam timnas Indonesia U-18 nan bermain di Piala AFF U-18 tahun lalu. Dibawah aba-aba Indra Sjafri, ia jadinya andalan juga referensi lini depan timnas Indonesia U-18. Lewat ajang inilah Egy menandakan bakatnya. Melalui kemampuan olah bola juga pergerakannya nan lincah, membikinnya jadinya pemain nan sangat berbahaya sebagai lini pertahanan lawan.

Torehan delapan gol jadinya bukti atas kemampuan Egy, nan jadinyakannya jadi pencetak gol terbanyak juga pemain terbaik diajang itu. lewat ajangitu juga sebagian media internasional ikut menyoroti Egy juga terkesan dengan penampilannya, bahkan nama Egy masuk kedidalem jajaran 60 pemain muda bertalenta terbaik di dunia oleh media kenamaan Inggris, The Guardian.

Egy merupakan tipikal pemain nan sangat jarang ditemukan di Indonesia. Gaya permainannya disebut-sebut mempunyai kesamaan dengan Lionel Messi. Pergerakan juga kemampuan olah bolanya nan benar membikinnya bisa melewati penjagaan ketat lawan. Di sertai dengan naluri mencetak gol, jadinyakannya sangat berbahaya di depan gawang lawan.

Kini Egy resmi berseragam Lechia Gdańsk dan mau memulai perjalanan karirnya. Namun sebagai mencapai kesuksesan tidaklah mudah. Satu hal nan bisa jadinya kendala terbesar sebagai Egy yakni perbedaan antara iklim sepakbola di Eropa juga di Asia khususnya Indonesia. Persaingan sebagai merebut kawasan utama mau jadinya sulit, alasannya yaitu perbedaan kualitas individu antar pemain belomjauh berbeda. bukan hanya dengan pemain senior, pemain ingusan disana juga mempunyai kualitas juga ingin bisa mencicipi bermain di tim utama.

Polandia dikenal jadi negara nan mempunyai banyak bakat muda berbakat, diantaranya telah banyak nan berekspansi ke sebagian tim besar eropa.

Kita pastinya besar hati dengan adanya Egy nan bisa bergabung dengan tidak benar sebuah klub Eropa. Namun sebuah hal nan perlu diperhatikan yaitu kami juga belomboleh terlalu menggantungkan impian ataupun ekspektasi nan terlalu tinggi terhadap Egy. Bagaimanapun juga ia masih sangat muda, apalagiitu jadinya pengalaman pertamanya bermain di tim profesional juga juga jadinya pengalaman pertamanya bermain di luar negeri.

Seperti sebagian pemain muda Indonesia nan pernah merumput di luar negeri sebelumnya, ataupun nan dulunya bermain sebagai timnas ingusan juga digadang mau jadinya pemain bintang dimasa depan, nyatanya banyak diantara disana nan gagal bersinar ataupun bahkan rampung belomterdengar lagi namanya. Kita terlalu berharap tinggi di disana nan setutor belomlangsung menawarkan beban lebih nan membikin disana bermain dibawah tekanan.

Baca : Berikut Bakat Muda Itu Berjulukan Kai Havertz Musim 2020

Di fase umur itu, biarkan disana berkembang juga berguru menyerupai halnya para pemain muda di umumnya. Antusias boleh, tetapi janganlah berekspektasi berlebihan nan nantinya malah membikin sang pemain merasa terbebani. Jika di suatu waktu disana berada di masa terburuk, disana mau lebih putus asa dengan ekspektasi masyarakat nan menginginkannya selalu tampil benar, nan di balasannya malah membikin disana belommampu berdiri kembali juga menandakan kualitas sebenarnya.

Semoga Egy bisa menandakan di disana nan meragukannya bahwa ia bisa bersaing juga layak bermain di eropa.

Rumah2019 Blog © 2019 Frontier Theme
shares